Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, setidaknya terdapat 24 kelurahan di pesisir pantai Kota Padang.
“Namun baru dua kelurahan yang kita usulkan menjadi komunitas siaga tsunami. Sisanya kita targetkan tahun depan,” ungkap Hendri Septa.
Menurut Hendri, beberapa keuntungan mendapat pengakuan Masyarakat Siaga Tsunami dari IOC-UNESCO. Selain masuk dalam peta Global Tsunami Ready, juga akan menjadi contoh internasional.
“Ini nantinya juga berdampak pada sektor ekonomi, sosial, dan politik. Namun memang ada beberapa tanggung jawab yang perlu ditingkatkan masyarakat,” sebut Hendri.
Tanggung jawab itu menjaga tingkat kesiapsiagaan tsunami dan keberlanjutan sistem dan prosedur yang ditetapkan. Termasuk memelihara dan mengelola setiap indikator Tsunami Ready.
“Serta menyusun rencana dan kegiatan tahunan terkait kesiapan menghadapi bahaya tsunami,” ujar Hendri. (ik)