“Unand sudah berkoordinasi dengan tim tanggap bencana nasional baik melalui BNPB dan jejaring yang ada,” ujarnya, Minggu (4/12/2022).
Kemudian, tim dari Fakultas Keperawatan juga akan melihat pascabencana. Apakah ada hal yang mesti dibantu terkait pemulihan dan dampak lain yang terjadi setelah musibah.
Baca Juga:
Bantai Senegal 3-0, Inggris Bertemu Prancis di Perempat Final
Selain mengirimkan tim, pihaknya juga mengirimkan bantuan makanan seperti rendang.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu mengurangi beban saudara-saudara di sana serta juga membantu tugas pemerintah dalam hal kesehatan,” kata Yuliandri.
Sementara Ketua LPPM Dr Ing Uyung Gatot mengatakan, pengiriman tim medis ini telah biasa dilakukan Unand saat terjadi bencana. Sama halnya yang terjadi pada gempa di Pasaman dan juga Majene, Mamuju, Sulawesi Barat pada waktu yang lalu.
“Tim medis ini akan ikut membantu perawatan luka setelah operasi. Termasuk luka-luka ringan, bantuan psiko sosial dan bantuan sembako,” ungkap Ing. (nh)