Kintani Rilis Video Klip Manimbang Raso, Cek di Spotify dan YouTube
Ketua Panitia sekaligus Kepala Pusat Pengembangan Bisnis Teknologi, Cesar Welya Refdi menambahkan, pelatihan ini diikuti 48 UMKM.
Mayoritas UMKM ini telah memiliki PIRT, namun ingin memiliki PIRT untuk varian produk baru yang akan mereka pasarkan.
“Makanya kita beri pelatihan. Kalau lulus, mereka dapat sertifikat penyuluh keamanan pangan atau PKP,” jelas Welya.
Setelah mendapat sertifikat PKP, Dinas Kesehatan setempat akan menilai UMKM tersebut mulai Senin (17/10/2022) untuk bisa mengeluarkan sertifikat PIRT.
“Kita berharap, semua UMKM yang ikut pelatihan lulus dan mendapat sertifikat PIRT. Sehingga keamanan pangan produk yang mereka edarkan terjamin,” kata Welya. (red)