Baca Juga:
Megathrust Mentawai, Sejarah, Potensi Gempa dan Tsunami
Pada hari pertama, peserta mendapat pemahaman seputar hoaks atau kabar bohong, dan peran media menyikapinya.
Peserta juga diajarkan menelusuri keaslian sebuah konten yang tersebar di media dengan menggunakan berbagai tools. Lalu menganalisis hasil penelusuran itu.
Di sisi lain, peserta juga diajarkan bagaimana cara mengaudit media sosial, memverifikasi lokasi dari sebuah konten.
Sementara pada hari kedua materi, memverifikasi waktu dari sebuah konten dari media. Sama halnya dengan hari pertama, peserta juga menganalisis hasil penelusuran tersebut.
Hari kedua ini para peserta mendapatkan materi soal digital hygiene, etika pengecekan fakta, dan cara memproduksi podcast.
Pelatihan ini juga membuka kesempatan bagi peserta, untuk mendapatkan fellowships, dengan cara mengajukan proposal liputan atau konten.