opini

Rahmat yang Tak Terlihat: MikroorganismeAir Penopang Kehidupan di Bumi

Minggu, 22 Februari 2026 | 22:26 WIB
Ilustrasi Mikroorganisme atau Mikroba. (Dok. Freepik)



Dengan mengubah nitrogen menjadi bentuk yang dapat diserap akar, Fitoplankton membantu meningkatkan kesuburan tanah secara alami.





Teknologi ini dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia yang merusak lingkungan. Salah satu jenis yang terkenal adalah Spirulina, yang banyak dikonsumsi sebagai suplemen karena kaya protein, vitamin, dan mineral. Bahkan beberapa penelitian menyebutnya sebagai kandidat pangan masa depan.





Ketika Keseimbangan Rusak





Namun Fitoplankton juga dapat menjadi ancaman ketika lingkungan tidak seimbang. Jika air mengandung terlalu banyak nutrisi akibat limbah rumah tangga, pupuk pertanian, atau kotoran ternak, populasi mereka bisa meledak.





Fenomena ini disebut bloom. Air yang
terkena bloom biasanya berubah hijau pekat, berlendir, dan berbau. Beberapa jenis menghasilkan racun yang berbahaya bagi manusia dan hewan.





Masyarakat Sumatera Barat mungkin tidak asing dengan fenomena kematian ikan massal di Danau Maninjau. Peristiwa ini berkaitan dengan menurunnya kadar oksigen air dan terganggunya keseimbangan ekosistem perairan.





Jika mikroorganisme air tidak seimbang,
dampaknya bisa langsung terasa bagi kehidupan manusia, termasuk ekonomi masyarakat sekitar.





Apa Pelajaran bagi Remaja?

Halaman:

Tags

Terkini

Gunung dan Wisata Masa Depan

Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Jembatan Cinta-nya Rasuna Said

Senin, 3 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Berani Jujur Hebat

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:59 WIB

Nestapa Perundungan di Sekolah

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:30 WIB

Lautaro Martínez dan Dua Asis Messi

Kamis, 16 Juli 2026 | 20:09 WIB

Meluruskan Kesalahan Fatal Jam Gadang

Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:14 WIB