Namun, sebelum menjadi “penghubung dua hati”, ia harus tetap menjalankan tugas utamanya, yakni menghubungkan dua sisi kota dengan aman. Ketika simbol mulai mengalahkan fungsi, yang sesungguhnya sedang dipertaruhkan bukan sekadar sebuah jembatan, melainkan cara sebuah kota memahami makna pembangunan itu sendiri! (*)
Penulis Muhardis (Pemerhati Bahasa)