Penilaian dilakukan melalui empat pilar utama, yaitu Jaringan dan Infrastruktur, Pemerintahan, Bisnis, serta Masyarakat yang dianalisis berdasarkan tahapan pondasi, adopsi, dan akselerasi. Melalui pendekatan tersebut, Indeks TDN tidak hanya mengukur kondisi saat ini, tetapi juga akan memberikan gambaran tingkat kematangan transformasi digital setiap daerah.
Hasil pengukuran yang dilakukan menunjukkan bahwa pilar Pemerintah menjadi kekuatan utama Sumbar dengan skor 71,14. Nilai ini mengindikasikan semakin baiknya penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik, meningkatnya kualitas layanan publik secara digital, serta semakin luasnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung proses administrasi pemerintahan.
Pilar Masyarakat juga menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan skor 70,36 yang menggambarkan meningkatnya literasi digital, angka penggunaan internet, serta kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital. Sementara itu, pilar Bisnis memperoleh skor 52,61 dan pilar Jaringan dan Infrastruktur memperoleh skor 51,26.
Capaian kedua pilar ini memang masih belum menggembirakan jika dibandingkan dengan dua pilar lainnya. Namun kedua pilar tersebut masih memiliki ruang yang cukup luas untuk terus ditingkatkan dan diakselerasi.
Penguatan infrastruktur telekomunikasi, perluasan akses internet berkualitas, percepatan digitalisasi UMKM, serta peningkatan pemanfaatan teknologi oleh dunia usaha, menjadi agenda penting berikutnya yang perlu terus didorong agar manfaat transformasi digital dapat dirasakan secara lebih merata di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Barat.
Transformasi digital memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Digitalisasi mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik menjadi lebih cepat, transparan, efektif, dan akuntabel.
Selain itu transformasi digital juga mendorong tumbuhnya ekonomi digital, memperluas peluang usaha, meningkatkan efisiensi birokrasi, memperkuat daya saing daerah, serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengakses pendidikan, kesehatan, dan berbagai layanan publik lainnya secara mudah dan cepat.
Ke depan hasil Indeks TDN diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi sekaligus pedoman dalam penyusunan kebijakan transformasi digital yang lebih terarah.