De la Fuente, Arsitek di Balik Laju Spanyol ke Final Piala Dunia 2026

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 17 Juli 2026 | 22:36 WIB



"Saya mendapati bahwa ia adalah sosok yang luar biasa, seseorang dengan karakter yang hebat. Saat itu ia telah menghabiskan lebih dari sepuluh tahun bekerja untuk FA Spanyol. Ketika ia dipromosikan menjadi pelatih tim nasional senior, kami tahu bahwa kami membuat keputusan yang tepat dan tidak mengambil risiko yang tidak perlu. Saya rasa tidak ada kandidat yang lebih baik untuk pekerjaan tersebut," katanya.





Penilaian serupa juga datang dari Santi Denia. Mantan pemain yang kini berkarier sebagai pelatih itu memiliki pengalaman bekerja berdampingan dengan De la Fuente selama 14 tahun. Hubungan kerja yang panjang membuat Denia memahami secara mendalam metode kepelatihan serta filosofi yang diterapkan oleh rekannya tersebut.





Menurut Denia, pengalaman bertahun-tahun menangani kelompok usia muda menjadi modal terbesar De la Fuente ketika akhirnya dipercaya memimpin tim nasional senior. Selama bekerja bersama, mereka memiliki kesempatan mengikuti perkembangan banyak pemain sejak awal karier hingga berhasil menembus level tertinggi.





"Bekerja bersama memberi kami kesempatan luar biasa untuk belajar dan mengenal generasi pemain yang tengah merintis karier mereka. Ketika ia mencapai tim nasional senior, ia telah mengenal para pemain dengan sangat baik. Ia juga memiliki intuisi yang tajam mengenai dinamika tim serta apa yang akan berhasil," ujar Denia.





Ia menjelaskan bahwa pengalaman tersebut menjadi nilai tambah yang sulit dimiliki pelatih lain. Menurutnya, karakter sepak bola tim nasional sangat berbeda dengan sepak bola level klub karena waktu persiapan yang terbatas dan kebutuhan membangun kekompakan dalam waktu singkat.





Denia mengakui perjalanan panjang itu juga diwarnai berbagai tantangan. Namun, pengalaman menghadapi kesalahan justru menjadi bekal penting yang membantu mereka terus berkembang dalam membangun fondasi tim nasional.





"Ini benar-benar berbeda dengan sepak bola level klub. Kami pernah berbuat kesalahan di masa lalu, tetapi hal itu berarti kami juga telah belajar banyak," tuturnya.





Bagi Denia, salah satu kekuatan terbesar De la Fuente terletak pada kemampuannya mengelola manusia. Ia menilai pelatih berusia 64 tahun tersebut tidak hanya piawai merancang strategi di lapangan, tetapi juga memahami karakter setiap pemain sehingga mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki masing-masing individu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

PSMS Medan Waspadai Kebangkitan Semen Padang FC

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:37 WIB
X