Marcus Tulio Tanaka Tak Bisa Pilih Jepang atau Brasil, Tapi Yakin Samurai Biru Melaju di Piala Dunia 2026

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 29 Juni 2026 | 18:05 WIB
Marcus Tulio Tanaka (Foto: KAI Tokyo)
Marcus Tulio Tanaka (Foto: KAI Tokyo)




Salah satu bentuk pengabdiannya adalah membangun sekolah bernama CEIA menggunakan dana pribadinya bersama sang ayah. Proyek tersebut memakan waktu sekitar satu setengah tahun hingga akhirnya resmi dibuka pada Juni tahun lalu.





Menurut Tulio, keberhasilan yang diraihnya sebagai pesepak bola profesional merupakan anugerah yang harus disyukuri. Karena itu, ia ingin mengembalikan sebagian rezekinya kepada masyarakat melalui sektor pendidikan.





Ia menilai pendidikan merupakan kebutuhan penting yang sebelumnya masih kurang tersedia di kota kelahirannya. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan mampu menjadi tempat bagi para siswa untuk belajar sekaligus berolahraga dengan fasilitas yang lebih baik.





Setahun setelah diresmikan, CEIA telah berkembang pesat. Sekolah tersebut kini memiliki sekitar 700 siswa, didukung 42 tenaga pengajar, serta dilengkapi dua unit bus sekolah.





Bagi Marcus Tulio Tanaka, sekolah itu menjadi simbol rasa terima kasih kepada kota yang telah membentuk perjalanan hidupnya.





Saat Jepang menghadapi Brasil di Houston pada Senin sore dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026, Tulio mengakui bahwa apa pun hasil akhirnya, dirinya tidak akan benar-benar menjadi pihak yang kalah. Kedua negara memiliki tempat istimewa dalam perjalanan hidupnya.





Setelah seluruh kemeriahan Piala Dunia usai, ia akan kembali ke kehidupan sederhana di peternakannya di Palmeira d'Oeste.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

PSMS Medan Waspadai Kebangkitan Semen Padang FC

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:37 WIB
X