“Partisipasi masyarakat cukup bagus, sekitar 70 persen. Tentunya saya mengucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh masyarakat, tokoh masyarakat, bapak-bapak anggota dewan, kepala dinas, para Pj. wali nagari, serta para sesepuh yang telah berpartisipasi sehingga Pilwana kita berjalan lancar,” ujar Bupati.
Selain kelancaran pemungutan suara, perhatian juga diarahkan pada pentingnya menjaga hubungan sosial setelah pemilihan. Pilwana Badunsanak diharapkan tidak hanya menjadi sarana memilih pemimpin nagari, tetapi juga memperkuat persatuan dan kebersamaan warga.
Masyarakat diharapkan tetap menjaga situasi aman dan kondusif, baik selama tahapan pemilihan maupun setelah hasil resmi ditetapkan. Perbedaan pilihan politik di tingkat nagari diharapkan tidak memicu perselisihan ataupun mengganggu kerukunan antarwarga.
Untuk tahapan berikutnya, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat akan menunggu pengumuman hasil Pilwana sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pelantikan wali nagari terpilih direncanakan berlangsung pada November 2026.
“Nanti sesuai jadwal akan disesuaikan, karena pelantikannya direncanakan pada November. Wali nagari terpilih juga akan diberikan arahan dan pembekalan agar nantinya dapat menjalankan tugas dengan baik untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.
Pembekalan tersebut dinilai penting agar wali nagari terpilih memahami tugas, wewenang, serta tanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan nagari. Dengan pemahaman tersebut, para pemimpin terpilih diharapkan dapat menjalankan amanah secara optimal, memprioritaskan pelayanan publik, dan mendorong kemajuan serta kesejahteraan masyarakat di nagari masing-masing. (*)