Dirinya mengeklaim komitmen Dinas Kehutanan Sumbar untuk bertanggung jawab atas dampak kejadian yang melibatkan kendaraan dinasnya.
Langkah mengunjungi keluarga korban dan mencapai kesepakatan mengenai biaya pengobatan serta kerugian menjadi bagian dari upaya penyelesaian insiden tersebut.
Sebelumnya, informasi mengenai dugaan kecelakaan itu beredar melalui akun Instagram @babesumbar. Informasi awal yang diterima akun tersebut dari salah seorang pengikutnya menyebutkan adanya dugaan kendaraan dalam iringan BA 2 menabrak sepeda motor di kawasan Lubuk Buaya, Kota Padang.
Dalam pesan yang dikirimkan kepada pengelola akun, pengirim informasi menyebut sepeda motor tersebut ditumpangi dua orang ibu-ibu dan seorang bayi.
Pengirim pesan juga menyebut kendaraan yang diduga terlibat merupakan mobil kehutanan yang berada dalam iringan kendaraan berpelat BA 2.
Informasi awal itu kemudian memunculkan dugaan keterlibatan kendaraan tersebut dalam rombongan pejabat yang melintas di kawasan tersebut.
Namun, melalui klarifikasinya, Ferdinal menegaskan bahwa mobil dinas kehutanan yang terlibat dalam insiden itu bukan bagian dari rombongan Wagub Sumbar.
Klarifikasi ini sekaligus meluruskan informasi mengenai hubungan kendaraan yang terlibat dengan rombongan Wakil Gubernur.