Angka tersebut memperlihatkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan mengalami curah hujan di bawah rata-rata klimatologis pada periode tersebut.
Namun, kondisi itu tidak berlaku seragam di seluruh daerah. Peta prakiraan BMKG juga menunjukkan adanya wilayah yang berpotensi menerima curah hujan normal hingga di atas normal, termasuk beberapa kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Perbedaan ini memperlihatkan pentingnya melihat prakiraan berdasarkan wilayah, bukan hanya mengandalkan gambaran cuaca secara nasional. Kondisi hujan di satu kabupaten dapat berbeda dari daerah lain yang masih berada dalam provinsi yang sama.
Daerah di Sumatera yang diprediksi mengalami hujan bawah normal
Selain Sumbar, BMKG memetakan sejumlah wilayah di Pulau Sumatera yang diprediksi mengalami sifat hujan kategori bawah normal selama Dasarian III Oktober 2026.
Di Provinsi Riau, wilayah yang masuk kategori tersebut adalah Indragiri Hilir. Di Kepulauan Riau, daerahnya meliputi Karimun, Kota Batam, Lingga, Bintan, Kota Tanjung Pinang, dan Kepulauan Anambas.
Di Jambi, wilayah yang diprediksi mengalami hujan bawah normal mencakup Bungo, Merangin, Batanghari, Tanjung Jabung Barat, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, dan Kota Jambi.
Sementara itu, seluruh wilayah yang tercantum dalam prakiraan kategori bawah normal di Bengkulu meliputi Bengkulu Utara, Lebong, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Selatan, dan Kaur.