berita

RS Mata Sumbar Kini Punya Alat OCT, Deteksi Gangguan Retina Lebih Akurat

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:25 WIB
RS Mata Sumbar menghadirkan teknologi OCT untuk membantu mendeteksi glaukoma, gangguan retina, dan penyakit mata sejak dini. (Foto: Tangkap Layar Video)



4. Katarak dan ablasi retina





OCT juga disebut dapat dimanfaatkan dalam evaluasi gangguan struktural mata, termasuk katarak dan ablasi retina. Pemeriksaan ini membantu dokter memperoleh gambaran kondisi mata secara lebih menyeluruh untuk mendukung proses evaluasi medis.





Kebutuhan pemeriksaan dan jenis penanganan tetap ditentukan berdasarkan kondisi masing-masing pasien serta hasil evaluasi dokter spesialis mata.





Deteksi Dini untuk Menekan Risiko Kebutaan





Gangguan penglihatan yang tidak terdeteksi dan ditangani secara tepat berisiko memengaruhi kualitas hidup. Pada kondisi tertentu, penyakit mata juga dapat menyebabkan penurunan penglihatan yang bersifat permanen.





Karena itu, ketersediaan teknologi pemeriksaan seperti OCT menjadi salah satu dukungan bagi pelayanan kesehatan mata. Gambaran lapisan retina dan saraf optik yang lebih detail membantu dokter mengevaluasi kemungkinan kelainan serta mempertimbangkan penanganan lebih lanjut.





RS Mata Sumbar berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mendukung pemeriksaan dan deteksi dini gangguan mata. Dengan pemeriksaan yang sesuai kebutuhan, kelainan yang ditemukan dapat segera ditindaklanjuti berdasarkan pertimbangan medis.





Kehadiran alat OCT juga menjadi bagian dari upaya memperkuat akses masyarakat Sumbar terhadap layanan diagnostik mata modern. Masyarakat diharapkan tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar daerah untuk mendapatkan pemeriksaan mata dengan dukungan teknologi tersebut.





Melalui fasilitas ini, RS Mata Sumbar menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya menekan angka gangguan penglihatan permanen dan kebutaan di Sumbar. Pemanfaatan teknologi diagnostik diharapkan membantu proses pemeriksaan berlangsung lebih cepat dan akurat sehingga penanganan pasien dapat dilakukan secara tepat sesuai kondisi medisnya. (*)

Halaman:

Tags

Terkini