berita

Sulaman Kapalo Samek Padang Pariaman Tembus Pasar Internasional, Kontrak Rp 400 Juta

Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:17 WIB
Kerajinan Sulaman Kapalo Samek dari Pasia Baru, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, memperoleh peluang baru untuk menembus pasar internasional setelah meraih kesepakatan kontrak produksi senilai USD 22.000 atau sekitar Rp 400 juta dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. (Foto: Pemkab Padang Pariaman)


Sumbardaily.com - Kerajinan Sulaman Kapalo Samek dari Pasia Baru, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, memperoleh peluang baru untuk menembus pasar internasional setelah meraih kesepakatan kontrak produksi senilai USD 22.000 atau sekitar Rp 400 juta dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.





Kesepakatan tersebut terjalin melalui pertemuan bisnis antara Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Padang Pariaman dan PT Miumosa Artha Mandiri di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, Sabtu (17/10/2026). Nilai rupiah tersebut merupakan perkiraan berdasarkan kurs yang berlaku dan dapat berubah mengikuti nilai tukar saat transaksi.





Dikutip Pemkab Padang Pariaman, Minggu (18/10/2026), kerja sama ini menjadi langkah penting untuk memperluas pemasaran Sulaman Kapalo Samek, meningkatkan nilai ekonomi kerajinan tradisional, serta membuka peluang keberlanjutan usaha bagi para perajin lokal.





Melalui kesepakatan tersebut, Sulaman Kapalo Samek akan dikembangkan menjadi bagian dari produk fesyen bermerek Miumosa. Kolaborasi ini membuka kesempatan bagi kerajinan khas Pasia Baru untuk masuk ke industri fesyen modern sekaligus menjangkau konsumen yang lebih luas.





PT Miumosa Artha Mandiri merupakan perusahaan berbasis desain yang bergerak di sektor fashion-tech dan gaya hidup dengan mengandalkan kekayaan intelektual atau intellectual property (IP). Perusahaan tersebut menggabungkan warisan tekstil Indonesia atau wastra dengan teknologi dan inovasi modern untuk menghasilkan produk fesyen premium kontemporer.





Produk yang dikembangkan Miumosa mencakup sepatu, tas, hingga berbagai aksesori. Perusahaan itu juga memiliki jangkauan pasar di Eropa melalui hub di Amsterdam serta pasar Asia, termasuk Jepang.





Kolaborasi dengan perusahaan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah terhadap Sulaman Kapalo Samek. Kerajinan yang selama ini dikenal melalui keterampilan para perajin perempuan Pasia Baru itu berpeluang tampil dalam produk fesyen dengan pendekatan desain modern tanpa meninggalkan identitas budaya yang melekat di dalamnya.


Halaman:

Tags

Terkini