Besarnya dampak di wilayah tujuan bergantung pada sejumlah faktor. Daryono menyebut besarnya emisi dari kebakaran, arah dan kecepatan angin, curah hujan, serta stabilitas atmosfer sebagai unsur yang memengaruhi kondisi tersebut.
Artinya, kemungkinan asap karhutla Kalimantan mencapai Jakarta perlu dibedakan dari kemungkinan terjadinya pencemaran udara berat di ibu kota. Keduanya berkaitan, tetapi tidak selalu menghasilkan kondisi yang sama.
Untuk memastikan apakah asap benar-benar bergerak menuju Jakarta, jalur transportasi atmosfer perlu dibuktikan melalui data angin aktual. Sementara itu, tingkat pencemaran yang mungkin terjadi juga perlu dilihat berdasarkan kondisi atmosfer dan perubahan konsentrasi partikel selama perjalanan.
Penjelasan Daryono tersebut menunjukkan bahwa musim angin timuran bukan satu-satunya faktor penentu penyebaran asap karhutla. Perbedaan arah angin di berbagai ketinggian, perubahan sirkulasi atmosfer, dan proses yang dialami asap selama perjalanan turut menentukan apakah partikel dari kawasan kebakaran dapat mencapai Jakarta serta seberapa besar dampaknya. (*)