berita

Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Jakarta, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:10 WIB
Ilustrasi karhutla. (Foto: Kemenhut)




Daryono menyebut gangguan atmosfer, daerah tekanan rendah, sirkulasi siklonik, serta periode peralihan monsun sebagai sejumlah kondisi yang dapat mengubah pola angin untuk sementara waktu.





Jika perubahan tersebut membentuk aliran udara dari kawasan kebakaran menuju Laut Jawa dan Jakarta, partikel asap berpotensi terbawa melintasi jarak ratusan kilometer.





Namun, kemungkinan itu tidak berarti asap dari Kalimantan pasti mencapai Jakarta. Jalur pergerakan asap tetap bergantung pada kondisi atmosfer yang terbentuk dan arah angin aktual selama periode tersebut.





Oleh sebab itu, penentuan asal serta jalur perpindahan asap membutuhkan dukungan data meteorologi. Tanpa data tersebut, kemungkinan penyebaran secara ilmiah belum dapat dijadikan bukti bahwa asap dari suatu wilayah telah mencapai wilayah lain.





Asap yang Sampai Jakarta Belum Tentu Menyebabkan Pencemaran Berat





Daryono juga menjelaskan bahwa asap dapat menyebar jauh dari sumber kebakaran, tetapi konsentrasinya bisa berubah selama perjalanan.





Ketika bergerak di atmosfer, asap mengalami sejumlah proses, antara lain pengenceran, pencampuran dengan udara, transformasi kimia, dan pengendapan. Proses-proses tersebut dapat memengaruhi jumlah partikel asap yang tersisa ketika mencapai suatu wilayah.





Karena itu, keberadaan asap yang berasal dari kawasan karhutla tidak otomatis menimbulkan pencemaran udara dengan tingkat keparahan yang sama di setiap daerah.


Halaman:

Tags

Terkini