berita

Karhutla Meningkat, Sumatera Selatan Catat 91 Hotspot dan Jambi 9 Titik

Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:04 WIB
Ilustrasi karhutla. (Foto: Kemenhut)



Ristianto menyampaikan bahwa penanganan di kawasan gambut harus dilanjutkan setelah api di permukaan berhasil dikendalikan.





“Penanganan tidak boleh berhenti setelah api di permukaan berhasil dikendalikan. Pada area gambut, pembasahan, pendinginan, penyisiran, dan mopping up perlu dilakukan karena bara dapat bertahan di bawah permukaan dan kembali menyala ketika kondisi kering atau berangin,” kata Ristianto, dikutip dari Kementerian Kehutanan, Jumat (16/10/2026).





Habitat Orangutan Turut Dilindungi





Pengendalian karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting juga memperhatikan perlindungan zona inti dan habitat satwa liar, terutama orangutan.





Patroli dan pemantauan kawasan terus dilakukan untuk mengantisipasi dampak kebakaran terhadap habitat maupun pergerakan satwa. Upaya ini diperlukan agar penanganan kebakaran turut memperhatikan keselamatan satwa yang hidup di kawasan konservasi.





Masyarakat yang menemukan satwa terdampak kebakaran, terluka, terjebak, atau keluar dari habitatnya diminta tidak melakukan evakuasi secara mandiri.





“Jika menemukan satwa yang terdampak, terluka, terjebak, atau keluar dari habitatnya, masyarakat diminta menjaga jarak aman dan tidak melakukan evakuasi sendiri. Lokasi serta kondisi satwa dapat dicatat apabila memungkinkan, kemudian dilaporkan kepada petugas Balai TN Tanjung Puting, BKSDA, atau petugas kehutanan untuk dilakukan asesmen dan penyelamatan sesuai prosedur,” kata Ristianto, dikutip dari Kementerian Kehutanan, Jumat (16/10/2026).





Pelaporan tersebut diperlukan agar petugas dapat menilai kondisi satwa dan menentukan tindakan penyelamatan yang tepat. Masyarakat juga diimbau menghindari tindakan yang berisiko bagi keselamatan diri sendiri maupun satwa.





Kualitas Udara di Sejumlah Wilayah Sumatera Dipantau





Di tengah peningkatan hotspot, kualitas udara di berbagai wilayah Indonesia juga menjadi perhatian. Berdasarkan pemantauan PM2.5, sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam kategori baik hingga sedang.

Halaman:

Tags

Terkini