berita

Karhutla Meningkat, Sumatera Selatan Catat 91 Hotspot dan Jambi 9 Titik

Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:04 WIB
Ilustrasi karhutla. (Foto: Kemenhut)



Di luar Sumatera, Kalimantan Tengah mencatat 130 hotspot, meningkat dari 65 titik. Kalimantan Barat juga mengalami kenaikan dari 15 menjadi 59 titik. Sebaliknya, Kalimantan Selatan mengalami penurunan dari sembilan menjadi lima hotspot.





Berdasarkan data tersebut, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Barat menjadi wilayah yang mendapat perhatian lebih karena peningkatan titik panas yang terdeteksi.





Ristianto menjelaskan bahwa data hotspot perlu dipahami sebagai indikasi awal, bukan angka pasti jumlah kebakaran maupun luas lahan yang terbakar.





“Hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi melalui satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20. Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot, sehingga jumlah hotspot tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah kejadian kebakaran maupun luas area yang terbakar,” kata Ristianto, dikutip dari Kementerian Kehutanan, Jumat (16/10/2026).





Karena itu, seluruh indikasi yang ditemukan melalui pemantauan satelit tetap harus diverifikasi secara langsung di lapangan. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kondisi sebenarnya dan menentukan tindakan yang sesuai.





Kemenhut Perkuat Operasi Darat dan Udara





Penanganan karhutla dilakukan melalui kerja sama berbagai pihak. Kementerian Kehutanan melalui Manggala Agni bersama BNPB, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, masyarakat, relawan, dunia usaha, dan pihak terkait lainnya terus menjalankan operasi lapangan.





Kegiatan tersebut mencakup pemeriksaan langsung terhadap hotspot, patroli, pemadaman langsung, penyekatan bagian kepala dan sisi api, pembasahan, pendinginan, penyisiran bara, serta mopping up atau penanganan lanjutan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.





Ristianto mengatakan strategi pengendalian disesuaikan dengan karakteristik kebakaran di setiap lokasi. Penanganan kebakaran di lahan gambut membutuhkan perhatian lebih karena api dapat menjalar di bawah permukaan tanah dan tidak selalu terlihat dari luar.

Halaman:

Tags

Terkini