Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah kota dalam membuka ruang usaha bagi pelaku UMKM selama penyelenggaraan Porprov. Dengan tersedianya tempat berjualan di sekitar lokasi pertandingan, para pedagang memiliki kesempatan untuk menawarkan produknya kepada atlet, ofisial, pelatih, dan penonton yang datang menyaksikan pertandingan.
Teddy menambahkan, keberadaan ratusan pedagang yang tersebar di berbagai lokasi pertandingan turut memberikan dampak terhadap aktivitas penjualan. Menurut dia, peningkatan omzet mulai terlihat sejak awal kegiatan hingga kejuaraan berlangsung.
Keramaian di venue pertandingan menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk menjangkau konsumen dalam jumlah lebih luas. Produk yang ditawarkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pengunjung selama mengikuti kegiatan olahraga, tetapi juga berpotensi menarik perhatian masyarakat dari luar daerah.
Di sisi lain, Porprov Sumbar 2026 memberikan manfaat yang tidak terbatas pada transaksi jual beli selama acara berlangsung. Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut juga menjadi sarana promosi bagi produk lokal Kota Padang agar semakin dikenal oleh masyarakat dari berbagai daerah.
Melalui interaksi langsung dengan konsumen, pelaku UMKM dapat memperkenalkan produk, membangun hubungan dengan calon pelanggan, serta membuka peluang untuk memperluas jaringan bisnis. Kesempatan ini menjadi nilai tambah bagi usaha lokal yang ingin menjangkau pasar lebih luas.
Pengalaman melayani konsumen dengan latar belakang yang beragam juga memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah mendorong pedagang berinteraksi dengan pasar yang lebih beragam dibandingkan aktivitas penjualan sehari-hari. (*)