"Mereka kemudian dibawa ke Mapolda Sumbar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik akan mendalami kemungkinan keterkaitan mereka dengan aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di kawasan tersebut," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya.
Operasi pemberantasan narkoba ini melibatkan personel dari berbagai satuan dan instansi.
Dari unsur kepolisian, kekuatan yang dikerahkan terdiri atas Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba), Direktorat Samapta (Ditsamapta), Satuan Brigade Mobil (Satbrimob), Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).
Kemudian, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas), Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam), Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes), Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas), serta Polresta Padang.
Kegiatan tersebut juga melibatkan BNNP Sumbar, Polisi Militer TNI AD, Polisi Militer TNI AL dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang.
Dalam pelaksanaannya, petugas memeriksa identitas sejumlah warga, melakukan tes urine terhadap orang-orang yang dicurigai berada di bawah pengaruh narkoba, serta menggeledah beberapa lokasi yang diduga berhubungan dengan aktivitas narkotika.
"Dari rangkaian pemeriksaan dan penggeledahan itu, petugas menemukan barang-barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di tiga titik sasaran," kata Susmelawati.
Di lokasi pertama, yakni kawasan RT 04 RW 04, Kelurahan Gates Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, petugas menemukan tiga paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu dalam plastik klip bening.