Selain mempersiapkan peserta untuk berbagai cabang lomba, Koto Tangah memberikan perhatian khusus terhadap cabang Khat atau kaligrafi.
Cabang tersebut menjadi salah satu bidang yang dipersiapkan secara matang dan diunggulkan oleh kontingen tuan rumah.
Khat kembali diperlombakan pada MTQ tingkat kota setelah sebelumnya sempat tidak dilombakan. Kembalinya cabang tersebut menjadi salah satu perhatian dalam persiapan kontingen Koto Tangah.
Dengan persiapan yang telah dilakukan sejak April dan lima kali pelaksanaan TC, Koto Tangah berharap para peserta dapat tampil optimal saat perlombaan berlangsung.
"Sebagai juara bertahan, Kecamatan Koto Tangah sudah mempersiapkan dari bulan April dan harapan kami dapat mempertahankan pialanya kembali sebagai juara umum," ucapnya.
Target mempertahankan gelar juara umum membuat pelaksanaan MTQ ke-42 memiliki dua kepentingan bagi Koto Tangah.
Di satu sisi, kecamatan tersebut harus memastikan kesiapan 16 venue untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan. Di sisi lain, mereka juga berupaya menjaga prestasi melalui 65 kafilah yang telah dipersiapkan. (*)