Pantauan terbaru menunjukkan kualitas udara di sejumlah wilayah Indonesia berada dalam kategori baik hingga sedang. Namun, masih terdapat wilayah yang masuk kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.
Kondisi tersebut ditemukan terutama di sejumlah bagian Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Papua.
Di sebagian wilayah Kalimantan, bahkan masih terdapat kantong dengan kategori berbahaya. Perubahan kualitas udara terus dipantau karena kondisi tersebut dapat berubah mengikuti perkembangan kebakaran, konsentrasi partikulat, arah dan kecepatan angin, serta dinamika atmosfer lainnya.
Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diminta mengikuti perkembangan kualitas udara dan arahan pemerintah daerah. Ketika kualitas udara memburuk, masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Penggunaan masker juga dianjurkan apabila masyarakat harus melakukan aktivitas di luar rumah. Kelompok yang perlu mendapatkan perhatian lebih antara lain anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan atau penyakit kronis.
Satwa Liar Juga Dipantau
Karhutla tidak hanya mengancam kawasan hutan dan lahan, tetapi juga dapat mengganggu habitat satwa liar. Kebakaran dapat memengaruhi sumber pakan hingga jalur pergerakan satwa.
Kementerian Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan unit terkait terus melakukan pemantauan terhadap satwa yang terdampak.