berita

Pilwana Pasaman Barat: Warga Boleh Beda Pilihan, Tapi Jangan Putus Silaturahmi

Selasa, 6 Oktober 2026 | 20:06 WIB
Bupati Pasaman Barat Yulianto saat melakukan monitoring pelaksanaan Pilwana di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Pasaman, Senin (5/10/2026). (Foto: Pemkab Pasbar)


Sumbardaily.com - Perbedaan pilihan dalam Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) di Pasaman Barat (Pasbar) diharapkan tidak membuat hubungan antarwarga menjadi renggang. Masyarakat tetap diminta menjaga persatuan dan silaturahmi meski pilihan terhadap calon wali nagari berbeda.





Pesan tersebut disampaikan Bupati Pasaman Barat Yulianto saat melakukan monitoring pelaksanaan Pilwana di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Pasaman, Senin (5/10/2026).





Yulianto hadir bersama Wakil Bupati M. Ihpan, Sekretaris Daerah (Sekda) Doddy San Ismail, Ketua TP-PKK Pasbar Ny. Sifrowati Yulianto, Ketua GOW Gusmalini, Ketua DWP Pasbar Ny. Erisa Doddy San Ismail serta para kepala OPD.





Menurut Yulianto, perbedaan pilihan merupakan bagian yang wajar dalam proses demokrasi. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menghilangkan hubungan kekeluargaan yang sudah terjalin di tengah masyarakat.





"Perbedaan pilihan merupakan hal biasa dalam demokrasi. Namun, persatuan dan silaturahmi harus tetap dijaga. Harapan kita, Pilwana badunsanak ini berjalan dengan baik hingga akhir," katanya.





Konsep Pilwana badunsanak tersebut menjadi pesan penting yang disampaikan Yulianto selama pelaksanaan pemilihan. Masyarakat tetap memiliki kebebasan menentukan pilihannya, tetapi suasana kekeluargaan di tengah nagari diharapkan tidak terganggu akibat perbedaan dukungan.





Selain mengingatkan soal persatuan, Yulianto juga meminta masyarakat yang telah memiliki hak pilih untuk menyempatkan diri datang ke TPS. Partisipasi warga dinilai penting karena suara yang diberikan akan menentukan sosok yang nantinya menjadi wali nagari.


Halaman:

Tags

Terkini