Mahyeldi menilai kemudahan akses pembayaran pajak harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat. Menurutnya, kepatuhan membayar pajak penting karena penerimaan dari sektor tersebut pada akhirnya kembali digunakan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga dengan kemudahan itu, masyarakat juga menjadi semakin taat dalam membayar pajak kendaraannya,” harapnya.
Hadiah Gebyar Pajak 2026
Ketua DPRD Sumbar H. Muhidi turut mengapresiasi pelaksanaan Gebyar Pajak 2026. Ia menilai kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi acara perayaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan daerah.
“Gebyar Pajak bukan sekadar kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk membangun kesadaran, kepatuhan, dan budaya masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah,” kata Muhidi.
Sementara itu, Kepala Bapenda Sumbar Al Amin menjelaskan Gebyar Pajak 2026 terlaksana melalui kolaborasi Pemprov Sumbar dengan Kepolisian, PT Jasa Raharja, Bank Indonesia, dan Bank Nagari.
Untuk menarik partisipasi masyarakat, panitia menyiapkan berbagai hadiah. Hadiah tersebut terdiri atas tiga paket umrah, tiga unit sepeda motor, lima unit sepeda listrik, sembilan gram emas, serta 81 helm.
Tidak hanya hadiah, masyarakat yang hadir juga mendapatkan kesempatan membeli makanan tradisional dengan harga khusus. Sebanyak 3.000 paket makanan tradisional disiapkan dengan harga Rp81 per paket.
“Selain itu, tersedia 3.000 paket makanan tradisional yang dapat dibeli masyarakat dengan harga Rp81. Paket tersebut merupakan dukungan Bank Indonesia Perwakilan Sumbar,” ungkap Al Amin.