Rangkaian tersebut memperlihatkan bahwa pergantian pimpinan Polda Sumbar berlangsung mengikuti dinamika organisasi kepolisian nasional. Nama-nama yang memimpin pun berasal dari latar belakang dan pengalaman yang beragam.
Memasuki 2008, Polda Sumbar dipimpin Ino Suripno. Setelah itu berturut-turut muncul Wahyu Daeni, Andayono, Wahyu Indra Pramugari, Noer Ali dan Bambang Sri Herwanto.
Basarudin kemudian memimpin Polda Sumbar mulai 31 Desember 2015 hingga 4 Januari 2017. Setelah itu, tongkat komando beralih kepada Fakhrizal.
Fakhrizal menjadi salah satu Kapolda Sumbar yang menandai fase penting dalam perubahan kepangkatan pimpinan Polda. Sejak 2017, jabatan Kapolda Sumbar menggunakan pangkat Inspektur Jenderal Polisi atau bintang dua.
Fakhrizal memimpin hingga Desember 2019. Ia kemudian digantikan Toni Harmanto yang menjabat hingga Agustus 2021.
Pada 25 Agustus 2021, tongkat komando Polda Sumbar beralih kepada Irjen Teddy Minahasa Putra. Masa jabatannya berakhir pada 14 Oktober 2022.
Teddy kemudian digantikan Irjen Suharyono. Ia memimpin Polda Sumbar hingga Desember 2024.