Dukungan itu diarahkan tidak hanya untuk tour and travel, tetapi juga pelaku UMKM yang dapat terhubung dengan aktivitas ekonomi haji dan umrah.
“Pemko Padang siap memberikan dukungan melalui pelayanan, fasilitas mediasi, dan kemudahan usaha bagi pelaku tour and travel serta UMKM. Kami mendorong pelaku usaha mengintegrasikan layanan dengan potensi wisata dan ekonomi daerah," ujarnya.
Fadly juga melihat sektor tour and travel memiliki peluang yang lebih luas. Menurutnya, perusahaan perjalanan di Kota Padang tidak semestinya hanya berperan mengantarkan masyarakat menuju Tanah Suci, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya mendatangkan wisatawan ke Kota Padang.
“Bukan hanya mengantarkan masyarakat ke Baitullah, tour and travel juga diharapkan membawa wisatawan dari luar daerah dan mancanegara ke Kota Padang. Hal ini sejalan dengan upaya memperkuat Padang sebagai kota gastronomi dunia," tuturnya. (*)