Pada saat yang sama, revitalisasi diharapkan mampu mendorong kembalinya aktivitas masyarakat sehingga Kota Tua tidak hanya menjadi kawasan dengan bangunan bersejarah, tetapi juga ruang yang digunakan dan dihidupkan oleh warga.
“Revitalisasi ini diharapkan dapat menghidupkan kembali aktivitas masyarakat di kawasan yang sarat nilai sejarah dan budaya. Ini merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Jelajah Padang," ucapnya.
Fadly Amran mengarahkan revitalisasi Kota Tua Padang agar tidak berhenti pada pembangunan atau pembenahan infrastruktur fisik.
Pemko Padang ingin kawasan tersebut berkembang menjadi ruang publik yang memiliki fungsi sosial, ekonomi, edukasi dan pariwisata.
Dalam konsep yang disampaikan, Kota Tua diharapkan dapat kembali menjadi tempat tumbuhnya usaha kreatif, ruang pembelajaran sejarah, serta lokasi pengembangan wisata kuliner lokal.
Dengan demikian, revitalisasi diposisikan sebagai upaya untuk mengembalikan aktivitas kawasan secara lebih luas.
Pemko Padang juga menyatakan kesiapan untuk mengambil peran sebagai fasilitator dalam proses tersebut.