Menurut Fadly, organisasi tidak hanya menjadi tempat untuk membangun jaringan, tetapi juga wadah pembelajaran yang membantu seseorang memahami persoalan, berinteraksi dengan berbagai kalangan, dan mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Pengalaman tersebut dinilai berperan dalam membentuk kedewasaan seseorang sebelum menjalankan tanggung jawab yang lebih besar.
“Organisasi itu mendewasakan, dan saya pun juga bisa meng-influence anak-anak muda di sekitar saya untuk bekerja dengan hati, dengan sejujurnya, dan menjadi pemimpin-pemimpin yang dapat memberikan manfaat," katanya.
Pengalaman berorganisasi itu kemudian menjadi salah satu bagian dari perjalanan panjang Fadly Amran hingga dipercaya menjabat sebagai Wali Kota Padang Panjang dan selanjutnya Wali Kota Padang.
Dalam menjalankan pemerintahan, ia menilai seorang pemimpin harus mempunyai prinsip yang kuat dan keberanian untuk menentukan keputusan yang benar.
Fadly mengaitkan prinsip tersebut dengan penyelenggaraan Pemerintahan Kota Padang melalui Program Unggulan Padang Amanah.
Baginya, tanggung jawab pemerintahan tidak terlepas dari upaya menjaga kepercayaan publik dan memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan kepentingan masyarakat.
“Pemerintahan itu harus dijalankan dengan amanah, dengan ketulusan. Kita juga harus berani menyampaikan yang benar dan mau mendengar, mau hadir di tengah masyarakat," ucap Fadly.