berita

Festival Literasi Daerah 2026 Sumbar, Generasi Muda Diminta tak jadi Konsumen Informasi

Selasa, 8 September 2026 | 17:23 WIB
Ilustrasi membaca buku (Foto: iStockphoto)



Sementara itu, Kepala Dispusip Sumbar, Jumaidi mengatakan, Festival Literasi Daerah menjadi salah satu strategi memperkuat ekosistem literasi di Sumbar.





Penguatan tersebut dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai dari edukasi, kompetisi, apresiasi, kreativitas, kolaborasi hingga pemberdayaan masyarakat.





Jumaidi juga memaparkan capaian kunjungan masyarakat ke perpustakaan di Sumbar. Berdasarkan data GoodStats dan BPS tahun 2025, Sumbar tercatat sebagai provinsi dengan tingkat kunjungan masyarakat ke perpustakaan tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 17,75 persen.





Tidak hanya itu, jumlah kunjungan fisik ke perpustakaan daerah juga mengalami peningkatan. Pada 2024 tercatat sebanyak 60.693 kunjungan, kemudian naik menjadi sekitar 67 ribu kunjungan pada tahun 2025.





Festival Literasi Sumbar 2026 berlangsung selama tiga hari. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, komunitas, dunia usaha, media hingga masyarakat.





Beragam agenda disiapkan dalam festival tersebut. Di antaranya bimbingan teknis literasi informasi dan kepenulisan berbasis budaya lokal, berbagai perlombaan literasi, pameran dan gelar karya, peluncuran buku, gelar wicara, bedah buku, musikalisasi puisi, pameran naskah kuno dan arsip, hingga bazar buku dan UMKM.





Masyarakat yang datang juga dapat memanfaatkan sejumlah layanan publik yang disediakan dalam rangkaian festival.





Layanan tersebut mencakup donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, serta berbagai layanan lainnya. (*)

Halaman:

Tags

Terkini