“Kondisi kualitas udara saat ini berada pada kategori sangat tidak sehat. Oleh karena itu, BPBD Kota Padang bersama unsur terkait melakukan pembagian 11 ribu masker kepada masyarakat, terutama pengguna jalan, sebagai bentuk perlindungan dini agar mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan partikel udara,” katanya.
Selain membagikan masker, BPBD Kota Padang juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi udara yang sedang terjadi. Warga dianjurkan membatasi kegiatan di luar ruangan apabila aktivitas tersebut tidak mendesak.
Penggunaan masker juga diimbau menjadi perhatian ketika masyarakat harus beraktivitas di luar rumah. Selain itu, warga diminta memperbanyak konsumsi air putih sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi tubuh.
Kehadiran petugas BPBD di sejumlah titik jalan membuat upaya mitigasi tidak hanya dilakukan melalui imbauan. Distribusi masker secara langsung menyasar masyarakat yang berada di ruang publik, termasuk pengguna jalan raya yang tetap menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Pemantauan terhadap perkembangan kualitas udara akan terus dilakukan. Pemantauan tersebut juga diikuti koordinasi dengan instansi terkait untuk menentukan langkah mitigasi yang diperlukan guna mengurangi dampak buruk pencemaran udara terhadap masyarakat," kata Kalaksa BPBD Padang.
Masyarakat juga diminta memperhatikan perkembangan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. Terlebih, data pemantauan pada Senin pagi menunjukkan angka ISPU 214 dengan PM2,5 sebagai parameter dominan.
Di tengah kondisi udara yang masuk kategori sangat tidak sehat tersebut, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang ditekankan kepada warga, terutama bagi masyarakat yang memiliki kebutuhan untuk tetap beraktivitas di luar ruangan.
Untuk kebutuhan informasi mengenai kebencanaan dan kondisi kedaruratan, masyarakat Kota Padang dapat menghubungi Pusdalops PB BPBD Kota Padang melalui layanan darurat 112 atau memanfaatkan kanal informasi resmi BPBD Kota Padang.