berita

Gempa NTT: Hutama Karya Kirim Bantuan Pokok hingga Alat Berat ke Lokasi Terdampak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:01 WIB


Sumbardaily.com – PT Hutama Karya (Persero) atau Hutama Karya mengambil langkah tanggap darurat untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain menyalurkan kebutuhan pokok dan perlengkapan kesehatan, perusahaan juga mulai mengerahkan alat berat untuk mendukung pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana.





Hingga Kamis (20/8/2026), dukungan tanggap darurat tersebut disalurkan melalui Posko Satgas Bencana NTT Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang berada di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Bantuan tersebut nantinya diteruskan ke sejumlah wilayah terdampak di Pulau Flores.





Langkah itu dilakukan di tengah kondisi masyarakat yang masih membutuhkan dukungan setelah gempa melanda sejumlah wilayah NTT. Berdasarkan pemutakhiran data BNPB per Rabu (19/8/2026) pukul 16.00 WIB, sebanyak 59.647 jiwa tercatat mengungsi. Kabupaten Manggarai menjadi daerah dengan jumlah pengungsi terbanyak, yakni mencapai 20.333 jiwa.





Bencana tersebut juga telah menyebabkan 71 orang meninggal dunia. Kondisi ini membuat pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal penting selama masa tanggap darurat, terutama bagi masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian.





Hutama Karya menyatakan dukungan yang diberikan mencakup kebutuhan masyarakat sekaligus langkah awal untuk membantu pemulihan wilayah yang terdampak. Pelaksanaannya mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 305/KEP/HK/2026 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Provinsi NTT.





Dalam pelaksanaan tanggap darurat tersebut, fokus bantuan diarahkan pada kebutuhan pokok, makanan, dan obat-obatan yang diperlukan masyarakat di lokasi pengungsian.





Bantuan Disalurkan Dua Tahap





Dukungan Hutama Karya dilaksanakan melalui Tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Penyaluran bantuan tahap pertama dilakukan pada Rabu (19/8/2026).


Halaman:

Tags

Terkini