berita

Penelitian Unand Temukan Perbedaan Cara Petani Sumbar dan Sulsel Lawan Perubahan Iklim

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:24 WIB


Sumbardaily.com – Perubahan iklim kini menjadi tantangan nyata bagi dunia pertanian Indonesia. Bukan hanya berdampak terhadap lingkungan, perubahan pola cuaca juga mulai memengaruhi aktivitas petani, mulai dari perubahan curah hujan, kenaikan suhu, ancaman kekeringan, banjir, hingga gangguan ketersediaan air.





Namun, dampak perubahan iklim ternyata tidak dihadapi dengan cara yang sama oleh petani di setiap wilayah. Hasil riset Universitas Andalas (Unand) menunjukkan petani di Sumatera Barat (Sumbar) dan Sulawesi Selatan (Sulsel) memiliki strategi adaptasi yang berbeda sesuai karakteristik wilayah masing-masing.





Penelitian bertajuk “Towards Climate-Resilient Farming Systems: Evaluating Vulnerability and Adaptation Options for Agriculture in West and East Indonesia” tersebut dipimpin oleh Prof. Rudi Febriamansyah, dari Unand.





Studi ini melibatkan sejumlah peneliti, yakni Yuerlita, Ph.D. dari Unand, Dr. Sugeng Nugroho dari GWA Koto Tabang, Dr. Raza Ullah dari University of Agriculture Faisalabad, Pakistan, serta Dr. Malik Muhammad Shafi dari University of Agriculture Peshawar, Pakistan.





Riset yang menjadi bagian dari Program International Research Network-EQUITY World Class University (WCU) itu membandingkan kondisi petani padi di Kabupaten Tanah Datar, Sumbar, dan Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.





Kedua wilayah tersebut dipilih karena memiliki perbedaan karakteristik agroklimat. Tanah Datar mewakili wilayah barat Indonesia yang cenderung memiliki kondisi lebih basah, sedangkan Bulukumba menggambarkan wilayah timur Indonesia yang relatif lebih kering.





Prof. Rudi Febriamansyah menjelaskan, penelitian tersebut menemukan perubahan iklim telah memberikan tekanan langsung terhadap sistem pertanian di kedua daerah. Petani mengalami perubahan pola dan variabilitas curah hujan, perubahan suhu, kekeringan, banjir, serta persoalan ketersediaan air.


Halaman:

Tags

Terkini