berita

Sungai Berubah Jalur Akibat Banjir di Padang, Alat Berat Dikerahkan Pulihkan Akses Warga

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:06 WIB
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah bergerak cepat meninjau lokasi banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Selasa (4/8/2026). (Foto: Pemprov Sumbar)




Meskipun banjir terjadi di sejumlah wilayah, Pemerintah Provinsi Sumbar hingga saat ini belum menetapkan status siaga darurat. Menurut Mahyeldi, kondisi yang ada masih dapat ditangani melalui koordinasi antara pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota.





"Saat ini yang paling penting adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan dan kebutuhan dasarnya terpenuhi secepatnya serta seluruh proses penanganan berjalan dengan baik," katanya.





Di kawasan Guo yang dikunjungi gubernur, sekitar 30 rumah dilaporkan terdampak banjir. Sebagian warga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat hingga kondisi dinilai kembali aman untuk ditempati.





Sebagai bagian dari penanganan darurat, Mahyeldi turut menyerahkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut meliputi kasur, selimut, makanan siap saji, serta paket kebutuhan pokok berupa beras, minyak goreng, dan sarden.





Selain fokus pada penanganan awal, Pemerintah Provinsi Sumbar juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memperoleh data yang lebih akurat mengenai dampak bencana. Data tersebut mencakup jumlah rumah yang mengalami kerusakan, kondisi infrastruktur, hingga fasilitas umum yang terdampak.





Pendataan tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan penanganan lanjutan sekaligus merumuskan langkah pemulihan pascabencana agar proses rehabilitasi dapat dilakukan sesuai dengan tingkat kerusakan yang terjadi di masing-masing daerah.(*)


Halaman:

Tags

Terkini