berita

Pemko Bukittinggi Matangkan Angkutan Gratis Pelajar, Dishub Diminta Data Kebutuhan Siswa

Selasa, 4 Agustus 2026 | 13:09 WIB
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, saat memimpin apel gabungan Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi di Lantai 2 Terminal Tipe-C Pasar Banto, Senin (3/8/2026). (Foto: Pemko Bukittinggi)


Sumbardaily.com - Pemerintah Kota Bukittinggi mulai mematangkan rencana pelaksanaan program angkutan gratis pelajar. Program yang telah dianggarkan tersebut kini memasuki tahap persiapan teknis dengan melibatkan Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi untuk melakukan pendataan kebutuhan hingga menyusun skema operasional layanan.





Arahan itu disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, saat memimpin apel gabungan Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi di Lantai 2 Terminal Tipe-C Pasar Banto, Senin (3/8/2026). Apel tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, para asisten, seluruh kepala perangkat daerah, serta jajaran Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi.





Dalam kesempatan itu, Ramlan menegaskan bahwa keberadaan kantor Dinas Perhubungan di Lantai 2 Terminal Tipe-C Pasar Banto menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, seluruh jajaran Dinas Perhubungan diminta terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di lapangan.





Menurutnya, evaluasi perlu difokuskan pada pengaturan lalu lintas, pengelolaan perparkiran, peningkatan keselamatan pengguna jalan, hingga penanganan berbagai persoalan transportasi yang dihadapi Kota Bukittinggi.





"Dinas Perhubungan adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Layani masyarakat dengan baik, dengan sopan dan bahasa yang baik. Lakukan tugas sesuai aturan," ujar Ramlan.





Selain menekankan peningkatan pelayanan, pemerintah daerah juga mulai mempersiapkan realisasi program angkutan gratis bagi pelajar. Program tersebut telah dialokasikan dalam anggaran sehingga tahap berikutnya adalah penyusunan kajian teknis agar pelaksanaannya berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.





Ramlan meminta Dinas Perhubungan segera melakukan pendataan terhadap jumlah pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA yang nantinya membutuhkan fasilitas angkutan gratis tersebut. Data itu dinilai penting sebagai dasar penyusunan sistem pelayanan yang efektif.


Halaman:

Tags

Terkini