berita

Pemko Payakumbuh Hidupkan Tradisi Mauluan Bogheh, Jadi Upaya Jaga Adat Minangkabau

Senin, 3 Agustus 2026 | 12:08 WIB
Kegiatan Mauluan Bogheh digelar di halaman Balai Adat Nagari Aua Kuniang pada Minggu (2/8/2026).


Sumbardaily.com - Pemko Payakumbuh kembali mendorong pelestarian budaya Minangkabau melalui program Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari dengan mengangkat tradisi Mauluan Bogheh di Kanagarian Aua Kuniang.





Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk menjaga keberlangsungan adat sekaligus menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda agar tetap bertahan di tengah perkembangan zaman.





Kegiatan itu digelar di halaman Balai Adat Nagari Aua Kuniang pada Minggu (2/8/2026). Pelaksanaan program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam mempertahankan kearifan lokal sebagai identitas masyarakat Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun.





Melalui Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, pemerintah daerah menegaskan bahwa adat dan tradisi memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat sehingga perlu dijaga bersama oleh seluruh elemen.





"Pelestarian adat dan tradisi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. Payakumbuh memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perkembangan peradaban Minangkabau sehingga nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur harus tetap kita jaga," kata Elzadaswarman.





Ia menjelaskan falsafah Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK) masih menjadi landasan utama dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Menurutnya, nilai-nilai tersebut tetap relevan untuk dijadikan pedoman dalam menghadapi berbagai perubahan yang terjadi seiring perkembangan zaman.





Karena itu, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), khususnya bidang kebudayaan, terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan penguatan adat di sejumlah kanagarian. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mempertahankan warisan budaya agar tetap hidup di tengah masyarakat.


Halaman:

Tags

Terkini