berita

Pemprov Sumbar Kebut Rekonstruksi Pascabencana, 10 Paket Proyek Sudah Berkontrak

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 15:09 WIB
Setelah terputus selama sekitar satu setengah bulan akibat banjir bandang, akses utama yang menghubungkan Ruas Jalan Sitangkai-Tanjung Ampalu di perbatasan Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Sijunjung kini kembali dapat dilalui kendaraan. (Foto: Pemprov Sumbar)


Sumbardaily.com - Pemprov Sumatera Barat (Sumbar) terus mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dengan menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas utama.





Upaya pemulihan tidak hanya diarahkan pada perbaikan jalan, jembatan, dan jaringan irigasi yang rusak akibat bencana, tetapi juga diperkuat melalui koordinasi lintas sektor serta pemanfaatan teknologi agar proses pemulihan berlangsung lebih efektif dan mampu mengembalikan aktivitas masyarakat secara bertahap.





Komitmen tersebut disampaikan dalam Dialog Interaktif bertema Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang disiarkan LPP RRI Padang pada Kamis (30/07/2026).





Dialog itu menghadirkan Sekretaris Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar Adratus Setiawan, Sekretaris BPBD Provinsi Sumbar Ilham Wahab, serta Pengelola Sumber Daya Air SDABK Provinsi Sumbar Andy Ikhvan.





Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas BMCKTR Provinsi Sumbar, Adratus Setiawan, menjelaskan bahwa percepatan rehabilitasi infrastruktur difokuskan pada ruas-ruas yang memiliki dampak besar terhadap mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian. Menurutnya, dari total 21 ruas jalan yang terdampak bencana, sejumlah lokasi menjadi prioritas penanganan karena memiliki tingkat kerawanan yang tinggi.





Beberapa titik yang menjadi perhatian utama pemerintah daerah di antaranya ruas Manggopoh–Padang Luar dan kawasan Kelok 44. Kedua lokasi tersebut diprioritaskan agar konektivitas masyarakat dapat segera pulih sekaligus mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa.





Adratus mengatakan pemerintah juga telah menyiapkan puluhan paket pekerjaan untuk mendukung percepatan rehabilitasi. Namun, pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan tingkat kebutuhan masyarakat sehingga penanganan dapat berjalan lebih tepat sasaran.


Halaman:

Tags

Terkini