berita

Penyintas Bencana Batu Busuak Padang Tempati Hunsela, Akhiri Masa Mengungsi Berbulan-bulan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:19 WIB


Sumbardaily.com – Kebahagiaan menyelimuti Penyintas Bencana Batu Busuak di Kota Padang setelah akhirnya dapat menempati Hunian Sementara Layak (Hunsela).





Kehadiran hunian transisi tersebut menjadi titik balik bagi warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang selama berbulan-bulan harus menjalani kehidupan penuh ketidakpastian dengan berpindah-pindah tempat tinggal.





Momen penuh haru itu terlihat saat warga mulai menghuni kawasan Hunsela di Rimbo Panjang, Kelurahan Lambung Bukit, pada Jumat (17/7/2026). Sejak diresmikan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, pada Rabu (15/7/2026), para penyintas mulai menata kembali kehidupan mereka di hunian sementara tersebut.





Bagi warga terdampak, keberadaan Hunsela bukan sekadar tempat berteduh. Hunian ini menjadi simbol harapan baru setelah melewati masa-masa sulit sejak bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda kawasan Batu Busuak di penghujung 2025.





Pembangunan Hunsela juga menjadi bukti kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana di Kota Padang. Sebanyak 18 unit Hunsela telah dibangun dan tersebar di dua lokasi, yakni kawasan Rimbo Panjang dan Gerbang Langit.





Terwujudnya hunian tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemanusiaan. Dukungan datang dari DPP IKA Universitas Andalas (Unand), Universitas Baiturrahmah, FMIPA Unand, Asosiasi Perempuan Peduli Bencana, Pemerintah Kota (Pemko) Padang, serta para donatur lainnya.





Salah seorang warga terdampak, Murni Ernita, yang berasal dari RT 03/RW 01 Lambung Bukit, mengaku masih mengingat jelas perjuangan keluarganya setelah rumah mereka hancur total akibat berada di dekat aliran sungai yang meluap saat bencana terjadi.


Halaman:

Tags

Terkini