berita

Kawasan Sawahlunto-Sijunjung-Dharmasraya Diusulkan Jadi PSN, Sumbar Bidik Pusat Ekonomi Baru

Selasa, 7 Juli 2026 | 13:03 WIB
pertemuan yang dipimpin Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, bersama Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, dan Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah di Ruang Temu Rumah Dinas Wakil Gubernur, Senin (6/7/2026). (Foto: Pemprov Sumbar)


Sumbardaily.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus mematangkan pengusulan kawasan Sawahlunto-Sijunjung-Dharmasraya (SSD) agar ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) oleh Pemerintah Pusat.





Langkah tersebut diproyeksikan menjadi strategi besar untuk menghadirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mempercepat pembangunan daerah, menarik investasi, membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Barat.





Komitmen tersebut menjadi fokus dalam pertemuan yang dipimpin Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, bersama Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, dan Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah di Ruang Temu Rumah Dinas Wakil Gubernur, Senin (6/7/2026).





Pertemuan itu juga dihadiri Kepala Bappeda Provinsi Sumbar Zefnihan, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Sumbar Ezeddin Zain, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari masing-masing daerah yang terlibat dalam pengembangan kawasan tersebut.





Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Pemerintah Kabupaten Sijunjung, dan Pemerintah Kota Sawahlunto menyatakan komitmen bersama untuk mendukung penuh Pemprov Sumbar dalam memperjuangkan pengusulan kawasan Sawahlunto-Sijunjung-Dharmasraya sebagai PSN kepada Pemerintah Pusat.





Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy mengatakan, pengajuan kawasan SSD sebagai PSN merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan di kawasan selatan dan timur Sumatera Barat. Menurutnya, ketiga daerah tersebut memiliki potensi yang saling melengkapi sehingga akan memberikan manfaat lebih besar apabila dikembangkan melalui satu arah pembangunan yang terintegrasi.






"Kita ingin pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya memiliki potensi yang saling melengkapi. Kalau kita satukan dalam satu arah pembangunan, kita yakin manfaatnya akan jauh lebih besar bagi masyarakat," ujar Vasko.


Halaman:

Tags

Terkini