Sumbardaily.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) terus memperkuat upaya peningkatan budaya literasi melalui penilaian dan lomba perpustakaan nagari.
Tahun ini, proses penilaian dilaksanakan di Perpustakaan Nagari Lubuk Bunta, Kecamatan Silaut, serta Perpustakaan Nagari Lunang Selatan, Kecamatan Lunang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan, Adril Yesmen, mengatakan penilaian tersebut merupakan program peningkatan kualitas pengelolaan perpustakaan nagari yang didukung melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik dari Perpustakaan Nasional.
Menurutnya, pelaksanaan penilaian bukan sekadar menentukan perpustakaan terbaik, tetapi juga menjadi sarana evaluasi terhadap perkembangan perpustakaan nagari dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat. Penilaian ini kami lakukan juga untuk melihat sejauh mana perpustakaan nagari mampu berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Adril Yesmen dilansir, Rabu (1/6/2026).
Ia menjelaskan, terdapat delapan aspek utama yang menjadi dasar penilaian. Seluruh komponen tersebut meliputi koleksi perpustakaan, sarana, pelayanan, tenaga perpustakaan, penyelenggaraan, pengelolaan, inovasi, hingga dampak keberadaan perpustakaan terhadap masyarakat.
Melalui delapan indikator tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kualitas pengelolaan perpustakaan di tingkat nagari. Hasil penilaian diharapkan menjadi bahan perbaikan sekaligus motivasi bagi pengelola untuk terus meningkatkan kualitas layanan.