berita

BNN RI Ungkap Pabrik Sabu Rumahan di Padang, Dua Pelaku Masih Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:45 WIB
Ilustrasi Sabu-Sabu (Foto: Dok Istimewa)


Sumbardaily.com - Upaya jaringan narkotika menghindari pengawasan aparat dengan membangun laboratorium sabu di lokasi terpencil akhirnya terbongkar. Tim gabungan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polresta Padang berhasil mengungkap sebuah laboratorium gelap atau clandestine laboratory yang beroperasi di sebuah gubuk tersembunyi di kawasan kaki Bukit Ngalau, Tarantang, Kota Padang.





Pengungkapan kasus tersebut menjadi salah satu temuan penting dalam pemberantasan jaringan narkotika di Sumatera Barat (Sumbar).





Lokasi produksi sengaja dipilih jauh dari keramaian dan berada di kawasan yang sulit dijangkau guna menghindari perhatian aparat maupun masyarakat sekitar.





Penggerebekan dilakukan pada Selasa (23/6/2026) setelah tim gabungan melakukan penyelidikan intensif selama dua bulan.





Hasil operasi itu mengungkap bahwa jaringan narkotika tersebut telah menjalankan aktivitas produksi sabu secara ilegal sejak tahun 2025.





Yang mengejutkan, para pelaku memanfaatkan sediaan farmasi sebagai bahan baku utama. Sebanyak sembilan dus obat batuk merek Bronchitin atau setara sekitar 45 ribu butir digunakan untuk diekstrak kandungan Pseudoefedrine-nya.





Kandungan tersebut kemudian diproses lebih lanjut menggunakan berbagai bahan kimia dan peralatan laboratorium hingga menghasilkan sabu siap edar. Modus ini menunjukkan tingkat perencanaan yang matang dan kemampuan teknis yang tidak sederhana.


Halaman:

Tags

Terkini