Dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, enam peserta terbaik ditetapkan sebagai wakil Sumbar untuk mengikuti proses verifikasi tingkat nasional di Jakarta.
Hasil verifikasi yang dilakukan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada 15 hingga 19 Juni 2026 kemudian menetapkan dua peserta terbaik asal Sumbar sebagai Calon Paskibraka Tingkat Nasional Tahun 2026.
"Alhamdulillah, ada dua orang perwakilan kita dinyatakan lolos seleksi nasional. Keduanya itu adalah Ahmad Alfatih dari Kabupaten Agam dan Ulya Kirena Halim dari Kota Padang Panjang," ungkap Mursalim.
Kedua calon Paskibraka nasional tersebut dijadwalkan mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di Desa Bahagia selama kurang lebih 45 hari pada Juli hingga Agustus 2026. Setelah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan, mereka akan bertugas mengibarkan Bendera Pusaka Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.
Di sisi lain, peserta yang dinyatakan lolos pada tingkat provinsi juga akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan pada 1 hingga 18 Agustus 2026 di UPTD BKOM Pelkes Provinsi Sumbar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan dan penguatan karakter generasi muda di daerah.
Pemerintah Provinsi Sumbar menilai keberhasilan meloloskan dua wakil ke tingkat nasional tidak hanya sebatas capaian prestasi. Lebih dari itu, pencapaian tersebut menjadi simbol keberhasilan pembinaan generasi muda yang dilakukan secara konsisten, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan di kalangan pelajar.
Dengan keberhasilan Ahmad Alfatih dan Ulya Kirena Halim menembus seleksi nasional, Sumbar kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menjadi representasi daerah di tingkat nasional. Kehadiran mereka di Istana Negara nantinya diharapkan dapat membawa nama baik Sumbar serta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan daerah di berbagai bidang. (*)