berita

Cuaca Ekstrem Terjang Padang, Nelayan Diminta Tidak Melaut hingga 24 Juni

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:53 WIB


Sumbardaily.com - Cuaca ekstrem yang melanda Kota Padang pada Minggu (21/6/2026) tidak hanya memicu hujan deras, angin kencang, pohon tumbang, dan longsor, tetapi juga menimbulkan ancaman serius bagi aktivitas nelayan di sejumlah perairan Sumatera Barat (Sumbar).





Situasi ini menyusul terbitnya peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur yang memperkirakan gelombang laut cukup tinggi akan terjadi selama empat hari ke depan, yakni pada 21 hingga 24 Juni 2026. Kondisi tersebut membuat keselamatan nelayan menjadi perhatian utama pemerintah daerah.





Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, meminta masyarakat pesisir, khususnya nelayan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari ke depan.





"Kami mengimbau kepada nelayan untuk tidak melaut ketika gelombang tinggi," katanya via keterangan tertulis.





Menurut peringatan dini BMKG Maritim Teluk Bayur, gelombang laut dengan ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan.





Kawasan yang diperkirakan terdampak meliputi perairan Kota Padang hingga Padang Pariaman, perairan Agam hingga Pasaman Barat (Pasbar), serta perairan Pesisir Selatan (Pessel) dan Kepulauan Mentawai.





Selain gelombang tinggi, kondisi cuaca juga ditandai dengan angin kencang yang mulai terjadi sejak Minggu siang di Kota Padang. Angin bergerak dari arah Barat menuju Utara dengan kecepatan berkisar antara 4 hingga 22 knot.


Halaman:

Tags

Terkini