berita

Tekan Inflasi 4,61 Persen, Pemkab Pasaman Barat Gelar Gerakan Pangan Murah di Dua Kecamatan

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB
Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat dan Perum Bulog Cabang Bukittinggi. (Foto: Pemkab Pasbar)



Berdasarkan data yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut, inflasi Kabupaten Pasaman Barat pada Mei 2026 tercatat sebesar 4,61 persen secara tahunan atau year on year (yoy), serta 1,03 persen secara bulanan atau month to month (mtm). Kondisi itu menjadi perhatian pemerintah daerah sehingga diperlukan langkah nyata guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.





“Melalui GPM ini, harga pangan diharapkan tetap terjangkau, kebutuhan masyarakat terpenuhi, daya beli terjaga, dan inflasi daerah dapat dikendalikan,” katanya.





Dalam pelaksanaannya, masyarakat diberikan kesempatan membeli beras SPHP dengan harga Rp60.000 per kemasan ukuran 5 kilogram. Untuk memastikan distribusi berjalan merata, pembelian dibatasi sebanyak satu kemasan untuk setiap orang sesuai kuota yang telah ditetapkan panitia.





Selain menyediakan beras bersubsidi, kegiatan ini juga menghadirkan paket edukasi kebanksentralan dari Bank Indonesia yang berisi bawang merah, minyak goreng, dan cabai merah. Paket tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan.





Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Dinas Pangan Pasaman Barat Eka Diana Oktavia, perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat, Perum Bulog Cabang Bukittinggi, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), para camat, wali nagari, serta ratusan warga dari berbagai wilayah.





Sejak pagi hari, lokasi kegiatan telah dipadati masyarakat yang ingin mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Tingginya minat warga menunjukkan bahwa program tersebut memberikan manfaat nyata di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga.





Beberapa warga yang hadir mengaku sangat terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah. Kehadiran program ini dinilai mampu meringankan pengeluaran keluarga sekaligus mempermudah akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.





Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Gusmalini, mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan program tersebut secara bijak sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak warga.

Halaman:

Tags

Terkini