berita

BPBD Padang Gelar Jambore KSB 2026, Fokus Tingkatkan Kesiapsiagaan Relawan Bencana

Selasa, 2 Juni 2026 | 18:07 WIB
Jambore Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kota Padang Tahun 2026 yang akan berlangsung pada 12–14 Juni 2026 di Bumi Perkemahan ABG, Lubuk Minturun, Kota Padang. (Foto: BPBD)



Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan Jambore KSB Tahun 2026 merupakan bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia kebencanaan di Kota Padang.





Menurutnya, Kelompok Siaga Bencana memiliki posisi yang sangat penting dalam mendukung penanggulangan bencana karena menjadi unsur pertama yang hadir membantu masyarakat saat terjadi keadaan darurat.





“Melalui Jambore KSB ini, kami ingin meningkatkan kemampuan, keterampilan, serta mempererat koordinasi antarrelawan kebencanaan. KSB merupakan ujung tombak di tengah masyarakat dalam upaya mitigasi, kesiapsiagaan, hingga penanganan awal saat terjadi bencana,” ujar Hendri Zulviton.





Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat jejaring komunikasi dan kolaborasi antarinsan kebencanaan di Kota Padang. Dengan komunikasi yang semakin baik, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana yang berpotensi terjadi.





BPBD Kota Padang sendiri selama ini terus mendorong peningkatan kapasitas relawan dan masyarakat sebagai bagian dari langkah membangun ketangguhan daerah terhadap bencana. Penguatan kemampuan masyarakat dianggap menjadi salah satu faktor penting dalam mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan ketika bencana terjadi.





Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, sebelumnya juga menegaskan bahwa Kelompok Siaga Bencana merupakan garda terdepan dalam membantu masyarakat saat menghadapi situasi darurat. Karena itu, pembinaan dan pelatihan secara berkelanjutan menjadi kebutuhan penting agar para relawan mampu bertindak secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.





Melalui pelaksanaan Jambore KSB Kota Padang Tahun 2026, diharapkan lahir relawan-relawan kebencanaan yang semakin tangguh, profesional, dan memiliki kesiapan tinggi dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan Kota Padang yang lebih aman, siap, dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang. (*)


Halaman:

Tags

Terkini