berita

Peringatan 100 Tahun Jam Gadang Diharapkan Perkuat Citra Budaya dan Pariwisata Sumbar

Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:36 WIB
Name Sign Satu Abad Jam Gadang Bukittinggi. (Foto: Tangkap Layar Video Sudut Bukittinggi)



Jam Gadang diketahui merupakan menara jam yang dihadiahkan oleh Ratu Wilhelmina pada tahun 1926. Karena itu, keberadaannya menyimpan catatan sejarah yang penting dan menjadi bagian dari perjalanan panjang masyarakat Sumbar.





Selain aspek sejarah dan budaya, Mahyeldi melihat peringatan 100 Tahun Jam Gadang juga memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian daerah. Kehadiran berbagai agenda dan meningkatnya kunjungan wisatawan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor pariwisata di Kota Bukittinggi.





“Kita berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu diperlukan sinergi dan kolaborasi semua pihak agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses dan memberi manfaat luas bagi daerah,” ujarnya.





Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Mahyeldi mengajak seluruh unsur pemerintah, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya agar terlibat aktif dalam menyukseskan peringatan satu abad Jam Gadang.





Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan peringatan 100 Tahun Jam Gadang akan berlangsung selama hampir tiga pekan, mulai 3 hingga 21 Juni 2026 di Kota Bukittinggi.





Sejumlah agenda telah dipersiapkan untuk memeriahkan perayaan bersejarah tersebut. Berbagai kegiatan yang akan digelar meliputi seminar internasional, Minangkabau Literacy Festival 2026, Jam Gadang Cultural Night, Bukittinggi East Film Festival, Jam Gadang Fun Run, hingga festival kuliner tradisional.





Menurut Ramlan, seluruh agenda tersebut diharapkan tidak hanya menjadi perayaan satu abad berdirinya Jam Gadang, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat citra Sumatera Barat sebagai destinasi wisata budaya yang memiliki kekayaan sejarah dan tradisi yang kuat.





Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi juga berharap dukungan penuh dari berbagai pihak agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Kesuksesan peringatan 100 Tahun Jam Gadang diharapkan mampu menjadi momentum strategis dalam memperkuat promosi pariwisata daerah sekaligus meneguhkan posisi Jam Gadang sebagai salah satu simbol identitas budaya Minangkabau yang paling dikenal. (*)

Halaman:

Tags

Terkini