berita

340 Anak RA Meriahkan Pawai Ta’aruf AKSIORA di Kota Payakumbuh

Minggu, 24 Mei 2026 | 11:04 WIB
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman yang mewakili Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta saat melepas secara resmi Pawai Ta’aruf AKSIORA di halaman Kantor Wali Kota Payakumbuh, Sabtu (23/5/2026). (Foto: Pemko Payakumbuh)


Sumbardaily.com - Pemerintah Kota Payakumbuh menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan karakter anak usia dini melalui penyelenggaraan Ajang Kompetisi Seni, Olahraga, dan Agama (AKSIORA) Tahun Ajaran 2025/2026.





Kegiatan yang digelar Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Payakumbuh itu menjadi wadah pembinaan mental, kreativitas, dan nilai keagamaan bagi anak-anak sejak usia dini.





Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman yang mewakili Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta saat melepas secara resmi Pawai Ta’aruf AKSIORA di halaman Kantor Wali Kota Payakumbuh, Sabtu (23/5/2026).





Pawai Ta’aruf menjadi rangkaian penutup kegiatan AKSIORA yang diikuti sebanyak 340 anak dari 12 Raudhatul Athfal (RA) di bawah binaan Kementerian Agama Kota Payakumbuh. Kehadiran ratusan peserta menambah semarak kegiatan yang dipusatkan di kawasan Kantor Wali Kota Payakumbuh tersebut.





“Atas nama Wali Kota dan jajaran Pemko Payakumbuh, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, guru, serta orang tua yang telah mendukung kegiatan ini. AKSIORA bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang pembentukan karakter, mental, dan kepercayaan diri anak sejak usia dini,” ujar Elzadaswarman.





Menurutnya, pendidikan anak usia dini menjadi fondasi penting dalam mempersiapkan generasi masa depan yang unggul, tidak hanya dari sisi intelektual, tetapi juga moral dan akhlak. Karena itu, ia menilai proses pendidikan harus berjalan secara seimbang antara ilmu pengetahuan, olahraga, seni, dan penguatan nilai agama.





“Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar tampil percaya diri, disiplin, sportif, dan kreatif, sekaligus menanamkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Inilah bentuk pendidikan yang holistis dan seimbang,” katanya.


Halaman:

Tags

Terkini