Untuk arus kedatangan, Stasiun Padang mencatat 29.253 penumpang, disusul Stasiun Pariaman sebanyak 21.209 penumpang. Sementara itu, Stasiun Air Tawar menerima 8.571 penumpang, Stasiun Naras 7.401 penumpang, dan Stasiun Lubuk Alung sebanyak 5.698 penumpang.
Di sisi keberangkatan, Stasiun Padang kembali mendominasi dengan total 28.506 penumpang. Stasiun Pariaman mencatat 19.320 penumpang, diikuti Stasiun Air Tawar sebanyak 10.252 penumpang. Kemudian Stasiun Lubuk Alung melayani 6.382 penumpang, serta Stasiun Naras sebanyak 6.322 penumpang.
Data tersebut memperlihatkan bahwa distribusi pergerakan penumpang cukup merata di sejumlah titik, meski Stasiun Padang tetap menjadi pusat mobilitas utama di wilayah Divre II Sumbar.
Selain mencatat pertumbuhan jumlah pengguna, KAI Divre II Sumbar juga terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan. Hal ini dilakukan guna memastikan kenyamanan dan keamanan perjalanan selama periode padat penumpang.
Reza menjelaskan, untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh tiket, KAI menyediakan layanan pemesanan secara digital melalui aplikasi resmi.
“Untuk mempermudah pengguna jasa kereta api, tiket kereta api Lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI. Untuk pemesanan hari ini pelanggan sudah dapat memesan tiket untuk keberangkatan tanggal 25 Maret 2026 hingga 1 April 2026 mendatang” kata Reza.
Ia juga menambahkan bahwa sistem penjualan tiket dilakukan secara bertahap menyesuaikan jadwal keberangkatan.
“Penjualan tiket kereta api akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan yaitu H-7 keberangkatan” katanya.