berita

Hari Ketiga Pencarian, Bocah Hanyut di Pesisir Selatan Ditemukan Meninggal

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:02 WIB
Evakuasi jasad Aska (13), remaja asal Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) yang sempat dilaporkan hilang sejak Sabtu (14/2/2026). Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Selasa (17/2/2026) pagi. (Dok. Basarnas)


Sumbardaily.com, Pesisir Selatan - Remaja bernama Aska (13) yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Liku, Kecamatan Ranah Pasisia, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD). Korban ditemukan pada hari ketiga pencarian, Selasa (17/2/2026) pagi, sekitar pukul 07.30 WIB.





Kepala Kantor SAR Padang yang juga SAR Mission Coordinator (SMC) Padang, Abdul Malik, menyampaikan bahwa korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada titik koordinat 1°46'42.42"S-100°46'53.28"T atau berjarak sekitar 4,22 kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP).





"Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.





Peristiwa hanyutnya Aska terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sore sekitar pukul 17.45 WIB. Saat itu, korban pergi mandi di Sungai Liku, Kampung Kelok Koto Langang, Nagari Sei Liku, Kecamatan Ranah, bersama teman-temannya.





Sekitar pukul 18.00 WIB, korban tidak kunjung naik ke daratan. Informasi dari rekan-rekan korban kemudian dilaporkan ke pihak terkait.





Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pessel serta Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabin Kamtibmas) setempat langsung melakukan asesmen ke lokasi kejadian dan rumah korban. Laporan resmi diterima pada Minggu (15/2/2026) pukul 07.55 WIB dari Arif, petugas BPBD.





"Sejak hari pertama, tim SAR melakukan penyisiran sungai dengan mengerahkan berbagai peralatan, seperti rescue car carrier, LCR, peralatan evakuasi, peralatan medis, peralatan komunikasi, serta aqua eye untuk mendeteksi objek di dalam air," katanya.


Halaman:

Tags

Terkini