Sumbardaily.com, Agam - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) pada Senin (16/2/2026) sore memicu terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah kecamatan. Dampaknya, akses jalan nasional hingga jalan provinsi tidak dapat dilalui, sementara sejumlah permukiman warga terendam air.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, informasi kejadian bencana diterima pada pukul 17.20 WIB dari pemerintah nagari dan kecamatan. Sementara waktu kejadian tercatat sekitar pukul 17.04 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kabupaten Agam, Abdul Gafur, menyebutkan bahwa bencana terjadi di dua kecamatan, yakni Kecamatan Tanjung Raya dan Palembayan.
Di Kecamatan Tanjung Raya, tanah longsor terjadi di ruas Jalan Provinsi yang berada di Jorong Lubuak Sao, Nagari Dalko. Material longsoran menutup badan jalan dengan panjang sekitar 20 meter dan tinggi kurang lebih 1,5 meter.
"Akibatnya, akses jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat," katanya.
Selain longsor, banjir juga melanda wilayah Nagari Koto Kaciak. Genangan air merendam permukiman masyarakat di Jorong Koto Kaciak serta Jorong Pasa Rabaa.
"Hingga saat ini, kami masih berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan nagari untuk menghimpun data terkait dampak banjir terhadap warga," katanya.