Sumbardaily.com, Padang – Program tukar uang dapat beras murah menjadi magnet bagi ratusan warga yang memadati Blok III Pasar Raya Padang, Selasa (20/1/2026).
Melalui kolaborasi Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan Bulog, masyarakat tidak hanya menukarkan uang layak edar, tetapi juga memperoleh kesempatan membeli beras premium dengan harga jauh di bawah pasaran.
Antrean panjang terlihat sejak pagi hari. Warga dan pedagang pasar tampak antusias mengikuti layanan terpadu yang menggabungkan penukaran uang pecahan kecil dengan program pangan murah.
Skema ini dinilai memberikan manfaat ganda, yakni menjaga kelancaran transaksi di pasar sekaligus membantu meringankan beban belanja rumah tangga di tengah kenaikan harga beras.
Program yang berlangsung selama dua hari, 20–21 Januari 2026, ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan uang tunai pecahan kecil yang kerap langka di kawasan pasar tradisional.
Deputi Kepala Perwakilan BI Sumbar, Andy Setyo Biwado, mengatakan BI menyiapkan dana tunai sebesar Rp1,8 miliar dalam kegiatan tersebut.
“Fokus kami memastikan ketersediaan uang layak edar di tengah aktivitas ekonomi masyarakat. Pecahan yang disiapkan mulai dari Rp1.000 hingga Rp20.000,” ujar Andy di sela kegiatan.